HUBUNGAN PERAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN PENGOBATAN TBC PARU ANAK USIA SEKOLAH DI BALAI PENGOBATAN PENYAKIT PARU-PARU (BP.4) MEDAN
Keywords:
perankeluarga, keberhasilanpengobatan, paruAbstract
Kebanyakan kasus TBC pada anak terinfeksi oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis di sekitar rumahnya. Usia < 15 tahun, diantaranya anak usia sekolah 6 sampai 12 tahun, mengalami gangguan emosional, mengakibatkan perubahan perilaku anak, sehingga akan sangat sulit di jelaskan kepada seorang anak mengenai prosedur pengobatan TBC, dengan lama pengobatan 6-8 bulan, oleh sebab itu, perlu untuk mengetahui seberapa besar hubungan peran keluarga dengan tingkat keberhasilan pengobatan. Keluarga memiliki peran yang sangat berpengaruh terhadap penyembuhan penyakit TBC pada anak diantaranya, berkonsultasi dengan dokter, mendampingi pemberian obat-obatan yang diberikan lewat mulut dan memperhatikan diet dan nutrisi anak. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif studi kasus, tehnik pengambilan sampel dengan Accidental Sampling, jumlah sampel 30 responden dari 55 responden. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, menggunakan uji korelasi Spearmen Rho, hasil penelitian menunjukkan analisa statistik secara komputerisasi untuk mengidentifikasi hubungan peran keluarga yang terdiri dari, berkonsultasi dengan dokter, memberikan OAT melalui mulut dan memperhatikan diet dan nutrisi dengan keberhasilan pengobatan TBC pada anak usia sekolah dengan taraf signifikan 0.05, diperoleh nilai p menghubungi dokter sebesar 0.013, berarti terdapat hubungan yang rendah. Memberi OAT melalui mulut di peroleh nilai p sebesar 0.026, berarti terdapat hubungan yang rendah. Memperhatikan diet dan nutrisi di peroleh nilai p sebesar 0.021, itu berarti terdapat hubungan yang rendah. Sehingga diharapkan mahasiswa, perawat dapat meningkatkan kualitas asuhan keperawatan untuk meningkatkan peran serta keluarga dalam mencapai keberhasilan pengobatan TBC pada anak usia sekolah. Kata
